Categories

Advertisement

Main Ad

Tags

Recent Posts

3/recent/post-list

Facebook

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Belum Minat Punya Anak Setelah Kawin, 5 Hal Ini Biasa Jadi Alasannya

 

Image : pixabay.com


“Selamat Menempuh Hidup Baru, Semoga Cepat Dapat Momongan”. Itulah antara lain ucapan selamat yang disampaikan para hadirin undangan kepada pasangan pengantin yang sedang melangsungkan acara resepsi pernikahannya. Padahal belum tentu pasangan pengantin tersebut berminat untuk segera mempunyai anak setelah kawin ini. Jadi belum tentu tepat ucapan selamat tersebut untuk undangan pengantin.

Kita harus sadari bahwa mempunyai anak bukan satu-satunya tujuan setiap pasangan melangsungkan perkawinan. Bagi sebagian pasangan, mempunyai anak tak diukur dari waktu berapa sudah menikah namun akan lebih tergantung pada kesiapan. Pastinya ada alasan tertentu bagi pasangan yang menunda punya anak setelah nikah.

Lantas, apa alasannya? Seperti dilansir Fimela, berikut 5 hal yang biasa jadi alasan pasangan muda menunda dulu untuk mempunyai anak. Simak uraiannya!

1. Menikmati pernikahan

Dalam waktu setahun menikah, banyak pasangan yang merencanakan bulan madu, memghabiskan waktu bersama dan menikmati kehidupan setelah menikah. Jadi, saat baru menikah mereka hanya ingin fokus menikmati kehidupan sebagai suami istri dan ini tentu baik karena membawa kebahagiaan pada pernikahan yang memperkuat ikatan untuk mengarungi pernikahan di tahun-tahun selanjutnya.

2. Harus matang secara finansial

Inilah alasan mengapa seseorang harus merencanakan dengan pasangan sebelum memiliki anak, karena anggota keluarga yang bertambah maka jumlah biaya pun bertambah. Tak masalah jika pasangan ingin memiliki tabungan sejumlah sekian baru memiliki anak. Hal sebagai cara untuk menghindari konflik dalam rumah tangga karena masalah ekonomi juga.

3. Butuh kesiapan mental

Kesiapan mental adalah hal yang paling penting di antara semuanya, terutama dari sisi psikologis sang ibu. Terlebih saat usia menikah yang masih muda, biasanya perempuan belum memiliki keterampilan mengurus anak dan kemampuan mereka dalam mengatasi stres juga masih minim. Jadi, tak masalah jika setelah menikah, baik istri mau pun suami masih mencari lebih banyak lagi ilmu tentang parenting untuk mempersiapkan diri sebelum memiliki buah hati.

4. Menyiapkan tempat tinggal

Mungkin tak jarang ditemukan orang yang menikah masih tinggal untuk sementara waktu bersama orangtua sebelum memiliki rumah sendiri. Dan penting untuk menyiapkan lingkungan yang bagus sebelum memiliki anak, selain kenyamanan dan kesehatan lingkungannya. Ini juga demi kenyamanan orangtua saat mengurusi anak.

5. Memahami bahwa memiliki anak bukan tujuan pernikahan

Banyak pendapat yang sering menyudutkan pasangan yang sudah menikah, seperti, ‘Jangan menunda punya anak, nanti malah susah hamil.’ Padahal selama kondisi tubuh sehat dan belum menopause, seorang perempuan punya potensi untuk hamil. Dan punya anak bukanlah tujuan satu-satunya untuk menikah. Karena tujuan lain dari pernikahan untuk menguatkan hubungan dan hidup bersama orang yang dicintai.

Selain 5 hal di atas, masih ada hal lainnya yang membuat pasangan tak perlu buru-buru punya anak setelah menikah, misalnya ada kondisi medis yang harus disembuhkan, ingin fokus pada karier, memiliki rumah yang diinginkan, menyiapkan diri sebagai orangtua, dan sebagainya.

Nah, bagaimana dengan rencana Anda?



Related Posts

Posting Komentar