Categories

Advertisement

Main Ad

Tags

Recent Posts

3/recent/post-list

Facebook

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Mengenal Tingkatan Hacker di Dunia, Ada 7 Mulai dari Pemula Sampai Paling Berbahaya

 

Image : pixabay.com

Hacker menjadi momok bagi para pengguna komputer atau internet. Akibat ulahnya, kita bisa dibuat kalang kabut untuk menghadapinya, apalagi bagi kita yang tak begitu menguasai dunia komputer. Itu karena pekerjaan Hacker yang suka meretas data, informasi atau sistem keamanan komputer kita hingga sampai mengendalikannya.

Tingkat gangguan yang diakibatkan ulah Hacker bisa berbeda-beda karena ternyata Hacker mempunyai tingkatan dari yang masih pemula hingga yang sangat berbahaya. Lantas, apa saja tingkatanyan? Seperti ditulis tipstren.com, berikut ini 7 tingkatan Hacker yang dikenal di dunia, simak uraiannya!

1. Script Kiddies

Golongan yang satu ini merupakan golongan pemula atau newbie yang melakukan hacking website atau sistem lain dengan menggunakan program yang sudah dibuat oleh para hacker terdahulu dan berpengalaman.

Script Kiddies hanya menggunakan program-program tersebut tanpa harus mencoba membuat program baru. Mayoritas, mereka hanya mengerti konsep dasar hacking saja. Kebanyakan para Script Kiddies melakukan aksinya dengan dasar iseng dan tidak melakukannya untuk alasan tertentu. Boleh dibilang hanya sebagai pencarian jati diri di dunia hacking.

2. Hacking Group

Hacking Group ini adalah kumpulan orang juga para Script Kiddies yang bersatu untuk tujuan tertentu. Mereka akan merasa kuat apabila power, pengalaman dan kemampuan yang mereka miliki digabungkan dalam satu kelompok.

Mayoritas orang-orang dalam Hacking Group ini beraksi dengan tujuan tertentu yang tentunya selain untuk mencari popularitas, mereka juga mencari keuntungan.

Dalam Hacking Group ini masih digolongkan dalam beberapa kategori seperti Defacer, Cracker dan Carder.

Defacer adalah kelompok yang suka mengubah tampilan website dengan tujuan untuk menunjukkan eksistensi kelompok dan untuk menyuarakan aspirasi.

Cracker adalah kelompok yang tidak fokus pada penyerangan suatu website. Kelompok ini hanya bertujuan untuk mencari celah kelemahan suatu software berbayar agar dapat digunakan secara bebas dan gratis.

Carder adalah kelompok yang fokus pada peretasan toko-toko online atau bank. Dengan meretas toko online atau bank, mereka akan mendapatkan informasi kartu kredit pelanggan tempat tersebut agar dapat digunakan untuk berbelanja barang lain yang mereka butuhkan.

3. Hacktivist

Hacktivist adalah sekumpulan orang yang mempunyai visi dan misi sama. Mereka rata-rata mempunyai keahlian, kemampuan dan pengalaman yang tinggi. Kelompok satu ini menggelar aksinya dengan tujuan politis dan sosial. Salah satu contoh hacktivist terkenal saat ini adalah Anonymous yang juga mempunyai ‘cabang’ di setiap negara.

4. Black Hat Professionals

Kelompok Black Hat Professionals merupakan kelompok yang mahir dalam hal coding. Kelompok ini tidak dapat dimusnahkan atau juga ditemui secara mudah. Mereka akan terus tumbuh dan berkembang. Rata-rata, kelompok satu ini merupakan musuh pemerintah dan pebisnis.

5. Organized Criminal Gangs

Kelompok satu ini boleh dibilang adalah kelompok berbahaya karena mereka secara langsung berada di bawah gang kriminal. Orang-orang dalam kategori ini merupakan orang-orang pilihan yang mempunyai keahlian di atas rata-rata. Mereka beraksi secara halus sehingga pihak kepolisian-pun akan susah untuk mendeteksi atau juga menangkapnya.

6. Nation States

Kelompok satu ini boleh dibilang lebih terorganisasi dan terselubung. Dalam aksinya mereka mengincar infrastruktur penting seperti milik pemerintah, publik, finansial dan militer. Salah satu contohnya adalah munculnya virus flame yang sempat membuat heboh pemerintah Iran di pertengahan tahun 2012 lalu.

7. The Automated Tool

Orang-orang yang masuk dalam kategori ini adalah para pembuat virus berbahaya yang dapat menginfeksi sebuah website atau juga program untuk perangkat elektronik tertentu (PC dan mobile device). Kelompok ini juga dibagi atas kategori dengan dasar tingkat pengalaman dan kemampuan.

Menurut laman Bankofsecurity.com, untuk menangkal serangan dari ke tujuh golongan ini diharapkan mengerti karakteristik para penyerang terlebih dahulu sebelum membuat penangkalan atau juga pertahanan.
 
 
 
Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar