Categories

Advertisement

Main Ad

Tags

Recent Posts

3/recent/post-list

Facebook

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Tips Menghentikan Kebiasaan Kucing Mencakar Perabotan Rumah

 

Image  : pixabay.com

 
Survey Lord -- Sudah menjadi kebiasaan kucing kalau suka mencakar barang perabotan rumah, semetara masih banyak orang yang belum mengetahi cara mencegahnya. Tak mau rugi karena barang-barang rusak, Anda perlu mengetahui cara menghentikannya.


Sayang kucing tapi tak rela juga kalau perabotan rumah rusak karena cakarannya. Dua hal yang kontradiktif itu sering dialami bagi Anda yang senang memelihara kucing di rumah.

Kucing memang termasuk binatang yang lucu, suka menunjukkan tingkah polah yang menggemaskan dan aneh-aneh. Oleh karenanya, tak heran kalau banyak orang yang suka memeliharanya, khususnya para wanita dan anak-anak.

Namun, kucing juga punya kebiasaan yang bisa membuat Anda jengkel, yakni suka mencakar barang-barang perabotan rumah. Sofa, kursi, meja, kasur, sedel sepeda motor merupakan sebagian contoh barang yang biasa menjadi sasaran cakaran kucing. Tentu dengan kebiasaan itu bisa membuat barang-barang di rumah menjadi rusak.

Tentunya Anda tak mau rugi dengan mengorbankan barang-barang rumah menjadi rusak. Namun, untuk mengupayakan kucing tak lagi mencakari barang-barang perabotan di rumah jelas bukan urusan yang gampang.

Lantas, untuk menghentikan kebiasaan kucing suka mencakar, apa yang bisa Anda perbuat?

Berikut beberapa upaya yang bisa Anda lakukan menghentikan kebiasaan kucing mencakar barang-barang perabotan rumah, yang dirangkum dari berbagai sumber berikut ini.

Latih berhenti mencakar.

Jika Anda tekun dan sabar, Anda dapat melatih kucing untuk mengubah kebiasaan suka mencakar perabotan di rumah. Caranya, ketika binatang yang lucu itu melakukan aktivitas mencakar, hentikan melalui kode suara atau juga bisa mengelus-elusnya dengan lembut. Jika kucing masih belum mau menghentikan kebiasaan itu, Anda bisa menyemprotnya dengan air, memberi sinyal bahwa hal itu tak boleh dilakukan.

Kebiasaan yang buruk itu masih bisa diubah jika Anda melarangnya dengan cara yang benar. Selain itu, untuk mengubah kebiasaan itu Anda bisa menggantinya dengan bermain bersama kucing tersebut untuk mengalihkan perhatiannya.

Berikan mainan

Kebiasaan kucing suka mencakar masih bisa diubah dengan melarang secara benar. Cara lainnya adalah dengan mengubah kebiasaan itu, Anda bisa mengganti dengan memberikan permainan yang bisa dicakar oleh kucing. Sekarang banyak mainan untuk kucing yang khusus dibuat untuk menggantikan sarana mencakar bagi kucing, misalnya mainan yang berbentuk bola, tiang cakar dan sebagainya.

Dengan sikap tegas.

Jika dengan cara yang halus tak mempan, maka Anda bisa menghentikan kebiasaan mencakar itu dengan cara sedikit lebih tegas. Anda bisa menunjukkan sikap marah pada kucing jika dia tak mau berhenti mencakar barang-barang perabotan di rumah. Memberi kejutan pada kucing dengan bunyi-bunyian yang keras, gerakan mengusir atau tepukan tangan, kemudian membiarkannya pada umumnya bisa dimengerti si kucing jika perbuatan itu salah. Meski tentunya tak dapat dilakukan cukup dengan satu kali jalan, Anda dituntut harus bersabar.

Memberi imbalan.

Selain bisa dengan cara tegas di satu sisi, pada sisi yang lain Anda juga perlu memberikan imbalan atau penghargaan bila si kucing mau menurut, yakni mencakar di tempat yang semestinya. Misalnya saja Anda bisa memberikan makanan yang disukai oleh si kucing.

Menyediakan tempat khusus mencakar.

Cara untuk membuat kucing menghentikan kesukaan mencakar barang-barang di rumah bisa juga dilakukan dengan memberikan fasilitas benda sebagai sarana yang bisa digunakan kucing untuk mencakar. Dengan menyediakan tempat khusus mencakar (scratch post) ini, maka membuat barang-barang Anda aman dari cakaran kucing.

Itulah beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menghentikan kebiasaan mencakar kucing. Pastinya Anda sayang pada kucing Anda, tak mungkin Anda mengusirnya dari rumah. Lakukan tips di atas agar barang-barang rumah Anda aman, sementara kucing kesayangan tetap ada di rumah. 
 
 
 
 

Related Posts

Posting Komentar